Okultasi dan Transit Venus

A.  Pengertian
a.      Okultasi
Adalah suatu peristiwa tertutupnya suatu benda langit oleh benda langit lainnya yang berukuran lebih besar ( dilihat dari pengamat di bumi ). Akibatnya, benda langit yang tertutupi menjadi tidak terlihat sama sekali karena tersembunyi di belakang benda lainnya. Secara sepintas, definisi ini mirip dengan definisi gerhana. Namun ada perbedaan yang mudah dipahami di antara keduanya, yaitu gerhana hanya terjadi pada Bulan dan Matahari, sedangkan okultasi terjadi secara umum pada semua benda langit. Suatu benda langit dikatakan mengalami okultasi apabila jarak antara kedua objek tersebut lebih kecil daripada jari-jari objek yang menghalangi.
b.      Transit

Adalah peristiwa melintasnya sebuah benda langit di meridian (disebut juga kulminasi atas). Arti lainnya adalah peristiwa melintasnya planet Merkurius atau Venus di depan piringan Matahari ketika diamati dari Bumi, atau merupakan suatu peristiwa dimana sebuah benda langit dekat yang tampak lebih kecil melintasi piringan obyek langit lain yang jauh lebih besar, seperti transit Venus  ketika melintasi piringan Matahari.





B.      Perbedaan Okultasi, Transit dan Gerhana
Okultasi adalah peristiwa dimana benda A tertutup oleh gerakan benda B yang berada di antara benda A dan pengamat. Contoh Okultasi planet Venus oleh Bulan pada 16 Mei 2010 ini, sehingga kenampakan planet Venus menjadi hilang karena tertutup oleh Bulan.
Transit adalah kebalikan dari Okultasi. Transit terjadi bila ada benda kecil yang lebih dekat dengan pengamat melintasi benda lain yang lebih besar namun lebih jauh, seperti transit Merkurius atau Venus saat melintasi piringan Matahari.
Gerhana adalah peristiwa bergeraknya benda melintasi bayangan benda lain. Contoh ketika Bumi melintasi bayangan Bulan saat terjadi gerhana Matahari (istilah yg sebenarnya salah). Gerhana Matahari sebenarnya adalah Okultasi Matahari oleh Bulan. Masing-masing tiga peristiwa adalah efek yang nampak dari sebuah syzygy (a straight line configuration of three celestial bodies in a gravitational system).
C.         Proses Terjadinya
a.      Okultasi
      Suatu benda langit dikatakan mengalami okultasi apabila jarak antara kedua objek tersebut lebih kecil daripada jari-jari objek yang menghalangi. Contoh okultasi adalah  kasus okultasi Venus-Bulan, jarak kedua objek langit tersebut lebih kecil dari jari-jari bulan. Jarak  yang dimaksud bukanlah jarak antara bulan dan Venus. Akan tetapi jarak yang dimaksud adalah jarak yang dibentuk dari pengamatan yang dilihat dari bumi sebagai titik acuan.Contoh okultasi lainnya adalah tertutupnya planet (Jupiter, dll), bintang atau gugus bintang (Antares, Pleiades,  dll), dan asteroid oleh Bulan. Bisa juga okultasi oleh planet terhadap bintang atau planet lainnya.

b.      Transit
      Fenomena ini terjadi apabila planet Venus bergerak melintasi matahari sebagai titik kecil dan hitam bila dipandang dari Bumi. Peristiwa ini berlangsung sekitar 6 jam. Transit Venus terjadi dalam berbagai interval pada rentang waktu 243 tahun, dengan pasangan transit dipisahkan dengan renggang panjang 121,5 tahun dan 105,5 tahun.
D.    Fenomena
a.      Okultasi
Minggu, 16 may 2010; Sebenarnya,istilah okultasi berbeda dengan gerhana. Namun masyarakat awam menyebut okultasi dengan gerhana.Untuk memudahkan, istilah gerhana juga bisa dipakai untuk kasus terjadinya okultasi Venus oleh Bulan. Sehingga bisa disebut juga sebagai gerhana Venus. Gerhana Venus di tahun 2010 merupakan satu dari 4 peristiwa okultasi yang telah terjadi. Dan dari ke-4 okultasi tersebut 3 diantaranya merupakan okultasi Venus oleh Bulan pada tanggal 16 Mei, 11 September dan 5 November. Okultasi Venus tanggal 11 September dan 5 November tak dapat diamati dari Indonesia. Peristiwa okultasi lainnya merupakan okultasi Mars tanggal 6 Desember 2010. Dan yang menarik, selama abad 21 terjadi 37 kali okultasi Venus oleh Bulan, dengan peristiwa paling menarik terjadi pada tanggal 26 Desember 2057 pada saat okultasi venus oleh Bulan yang terjadi bersamaan dengan Gerhana Matahari sebagian yang dapat dilihat dari benua Antartika.
      Okultasi yang terjadi tanggal 16 Mei 2010  hanya bisa diamati di bagian barat Afrika saat Bulan terbit dan bagian tenggara Asia setelah Matahari terbenam. Saat okultasi dimulai, ketinggian Bulan adalah maksimal 23° di bagian barat Indonesia dan sekitar 4° di bagian timur Indonesia. Dan saat selesai, ketinggian Bulan adalah sekitar 8° di bagian barat Indonesia, sedangkan di bagian timur Indonesia Bulan sudah terbenam. Dengan demikian, semakin barat posisi kita di Indonesia, maka kesempatan untuk mengamati okultasi Venus ini akan semakin lama.
c.       Transit
Selama abad 21 ini terjadi 2 kali transit Venus di depan matahari, yaitu pada 8 Juni 2004 dan 6 Juni 2012 yang akan datang. Kecuali Venus, planet yang mengalami transit di depan Matahari adalah Merkurius. Istilah transit juga biasa digunakan saat satelit (bulan) Jupiter melintas di wajah planet induknya dan saat peristiwa ini terjadi biasanya dikuti dengan terlihatnya noktah hitam di wajah Jupiter yang tidak lain adalah bayangan dari satelitnya. Dengan peristiwa transit ini pula seorang astronom dapat mendeteksi adanya planet yang mengorbit sistem bintang di luar sistem tata surya kita.
      Fenomena transit venus sebelumnya sering terjadi pada masa lalu, diantaranya pada 26 Mei 1518, 23 Mei 1526, 7 Desember 1631, 4 Desember 1439,  6 Juni 1761, 3 Juni 1769, 9 Desember 1874, 6 Desember 1882, dan 8 Juni 2004.
Referensi:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s