Mengenal Lima Pelopor Kampus Ramah Disabilitas

Saat ini memasuki masa-masa penting bagi para siswa kelas XII SMA/MA atau sederajat, pasalnya sebentar lagi mereka akan mengakhiri masa pendidikan menengah, lulusan SMA/MA/SMA LB atau sejenisnya sebagian besar akan melanjutkan ke pendidikan tinggi, dan biasanya lulusan SMK melanjutkan langsung ke praktik dunia kerja ataupun juga melanjutkan ke pendidikan tinggi.

Saat ini saya akan berbagi informasi kepada para siswa yang memiliki kebutuhan khusus (penyandang disabilitas) lulusan SMA LB ataupun SMA Inklusif atau bahkan SMA/MA biasa. Sebagai informasi bahwa perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Indonesia telah diatur oleh beragam kebijakan dan program. Secara filosofi dan konstitusional dengan berpegang kepada Undang-Undang Dasar RI 1945, semua warga negara Indonesia memiliki kesempatan yang sama dalam pendidikan dan pemanfaatan ilmu teknologi, seni dan budaya untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Sampai saat ini angka partisipasi pendidikan penyandang disabilitas masih sangat terbatas, hal ini yang mendorong terbentuknya berbagai pusat studi dan layanan disabilitas ataupun komunitas mahasiswa yang siap menjadi relawan bagi mahasiswa penyandang disabilitas.

Warga negara disabilitas memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan pada berbagai jenis dan jenjang. Jaminan dan pengakuan negara terhadap hak-hak mereka untuk memperoleh layanan pendidikan di antaranya tertuang dalam UUD 1945, Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia, Undang-Undang Nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang disabilitas, Undang-Undang nomor 20/2003 tentang sistem pendidikan nasional, dan sederetan peraturan lainnya dalam bentuk peraturan pemerintah maupun peraturan menteri.

Untuk memenuhi hak penyandang disabilitas dalam memperoleh pendidikan yang bermutu di perguruan tinggi, Pemerintah telah mengeluarkan sejumlah aturan pelaksanaannya, diantaranya tertuang dalam Permenristekdikti nomor 46 tahun 2017 tentang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus di Pergurun Tinggi. Melalui permen ini, pemerintah berharap agar semakin banyak kesempatan bagi individu disabilitas untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Permen ini juga dimaksudkan agar para mahasiswa disabilitas dapat memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhannya, sehingga mereka dapat belajar dan mencapai prestasi akademik yang optimal.

Salah satu penerjemahan dari UU atau Peraturan tentang hak-hak penyandang disabilitas, khususnya mahasiswa adalah disediakan sebuah Pusat Studi dan Layanan Penyandang Disabilitas (PSLD). Perlu diakui bahwa keberadaan PSLD masih sangat terbatas, namun demikian keberadaanya terus bertambah, salah satunya PSLD UNY yang diluncurkan pada pertengahan 2017 lalu. Kali ini saya akan menuliskan profil singkat dari lima PTN yang menjadi pelopor Kampus Ramah Disabilitas, dengan indicator telah memiliki Pusat Studi dan Layanan Disabilitas sebagai berikut. Apabila terdapat PTN lainnya yang juga telah memiliki PSLD, maka akan ditambahkan kemudian.

 

Panduan Layanan Mahasiswa Disabilitas di Perguruan Tinggi (2017) unduh

 

1. PSLD UB (Pusat Studi dan Layanan Disabilitas Universitas Brawijaya

Pusat Studi dan Layanan Disabilitas Universitas Brawijaya (PSLD UB) adalah sebuah lembaga yang berfungsi sebagai pusat penelitian tentang isu-isu disabilitas dan pemberian layanan bagi penyandang disabilitas di Universitas Brawijaya. PSLD UB didirikan pada 19 Maret 2012. Hal ini dilatar belakangi oleh keadaan dimana tidak adanya akses perguruan tinggi untuk penyandang disabilitas, padahal hak pendidikan non-diskriminatif bagi penyandang disabilitas dilindungi oleh Undang-Undang dan Konvensi Internasional.

Akibat terbatasnya akses pendidikan ke perguruan tinggi bagi penyandang disabilitas, maka kurang dari satu persen penyandang disabilitas mempunyai ijasah S1. Di Indonesia, model pendidikan bagi penyandang disabilitas masih secara segregatif yaitu dengan memberikan pendidikan secara khusus melalui sekolah luar biasa atau sekolah asrama.

PSLD UB memiliki tiga kegiatan utama, yakni Pelayanan, Pendidikan, dan Penelitian. Kegiatan Pelayanan diwujudkan dengan berbagai pendampingan yang diberikan kepada seluruh mahasiswa penyandang disabilitas di kampus tersebut ataupun bagi calon mahasiswa penyandang disabilitas yang akan masuk ke UB dengan menyediakan jalur khusus SPKPD. Kegiatan Pendidikan diwujudkan dalam berbagai hal, baik mendidik para volunteer, menyediakan aplikasi Bahasa Isyarat Akademik, kerja sama dengan berbagai pihak, dan lain-lain. Sementara kegiatan penelitian mereka lakukan salah satunya dengan menghasilkan “Indonesian Journal of Disability Studies”.

Selengkapnya…

 

2. PSLD Unesa (Pusat Studi dan Layanan Disabilitas Universitas Negeri Surabaya)

Sejak hampir sepuluh tahun terakhir, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) telah dipercaya Kemdikbud untuk menjadi percontohan dan mengembangkan pendidikan khusus. Sehingga melalui kerja sama dengan Direktorat PKLK Dikdas, secara intens memberikan pelatihan, pendampingan, dan penyiapan guru-guru sekolah khusus dan sekolah inklusif di wilayah Indonesia Timur. Selain itu, Unesa juga membuka kesempatan belajar seluas-luasnya bagi calon mahasiswa penyandang disabilitas. Menurut data terakhir tahun 2015, saat ini tercatat 24 mahasiswa penyandang disabilitas yang tersebar di beberapa fakultas di Unesa.

Berdasarkan dedikasi yang telah diberikan, pada 2 September 2012 Rektor Unesa saat itu, Prof. Dr. Muchlas Samani, M.Pd. menerima Anugerah Inklusif Award sebagai kampus Inklusif dari Mendikbud RI. Berdasarkan semangat untuk mengembangkan lingkungan kampus inklusif dan memberikan layanan khusus mahasiswa penyandang disabilitas di Unesa, maka lahirlah Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD Unesa) pada 12 Desember 2013, atas inisiasi Drs. Sujarwanto, M.Pd. yang saat ini tengah menjabat sebagai Dekan FIP Unesa sekaligus sebagai Koordinator PSLD Unesa.

Kegiatan pertama yang diselenggarakan oleh PSLD Unesa adalah Pelatihan Relawan bagi Mahasiswa Penyandang Disabilitas di Unesa pada 12 dan 13 Desember 2013 yang dihadiri oleh Prof. Dr. Warsono, MS selaku PR III Unesa saat itu. Eksistensi PSLD Unesa tidak hanya ditunjukkan melalui kegiatan yang berskala regional, nasional, bahkan international saja, namun relawan yang menyebutkan diri sebagai ”Laskar Orange” tersebut juga berkonsisten pada visi utama untuk dapat menyejahterakan penyandang disabilitas di Unesa melalui kegiatan pendampingan akademik/non-akademik serta kegiatan advokasi.

Saat ini PSLD Unesa memiliki  90 relawan mahasiswa dari fakultas-fakultas yang berbeda di Unesa, meskipun kini relawan masih didominasi mahasiswa dari Fak. Ilmu Pendidikan. PSLD Unesa didukung oleh beberapa tenaga ahli dan berbagai peralatan khusus seperti scan reader, JAWS, computer, dan beberapa peralatan khusus pengembangan kompetensi relawan serta telah memiliki kantor sendiri. Sekretariat PSLD Unesa berlokasi di Gedung Pendidikan Rektorat Unesa kampus Lidah Wetan, Surabaya. Selain itu, kini PSLD Unesa didukung pula dengan Unit Layanan Anak Berkebutuhan Khusus Universitas Negeri Surabaya (ULABK Unesa) sebagai salah satu wadah praktik dan menambah wawasan tentang pendidikan khusus.

Selengkapnya…

 

3. PLD UIN Suka (Pusat Layanan Difabel Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga)

Pusat Layanan Difabel (PLD) adalah unit layanan untuk para difabel di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. PLD berdiri pada tanggal 2 Mei 2007 dengan nama Pusat Studi dan Layanan Difabel (PSLD).
Terbentuknya PLD diilhami oleh pengalaman para pendiri maupun para difabel yang telah kuliah di UIN (IAIN) Sunan Kalijaga sebelum PLD berdiri. PLD kini telah menjadi lembaga struktural di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sunan Kalijaga. Pada tahun akademik 2015/2016, tercatat PLD memberikan layanan kepada 55 mahasiswa difabel di UIN, yang terdiri atas mahasiswa tunanetra, tunarungu, dan tunadaksa. Selain menjadi unit layanan, PLD  juga berperan sebagai pusat studi yang melakukan kajian akademis tentang berbagai masalah disabilitas seperti: disabilitas dan Islam, pendidikan inklusi, akses ke lapangan pekerjaan, studi kebijakan terkait hak-hak difabel, dan lain-lainnya.

Tiga kegiatan utama PLD UIN Suka adalah Admisi, Akademik, dan Capacity Building. Kegiatan Admisi ditunjukkan melalui pemberian Jalur Khusus bagi Difabel untuk dapat mengikuti seleksi masuk UIN Suka. Kegiatan akademik merupakan salah satu layanan utama yang diberikan PLD bagi mahasiswa disabilitas. Layanan akademik ini diantaranya berupa Note taker, Text reading, Proof reading, Pendampingan mahasiswa baru, dan Pendampingan ujian.

Selengkapnya….

 4. Sahabat Disabilitas Serta Pusat Studi dan Layanan Disabilitas UNY

Sahabat Disabilitas merupakan komunitas yang didirikan mahasiswa pendidikan luar biasa pada tanggal 15 Januari  2016. Komunitas ini didirikan karena keresahan yang dirasakan mahasiswa terhadap sahabat yang mengalami kebutuhan khusus. Sahabat yang mengalami kebutuhan khusus utamanya yang berada di perguruan tinggi merasa bahwa sampai saat ini pemberian sarana dan prasarana serta pelayanan masih banyak yang belum aksesibel. Sehingga mahasiswa dari pendidikan luar biasa mempunyai inisiatif untuk membentuk komunitas yang dapat membantu sahabat yang mengalami berkebutuhan khusus dalam memeperoleh pelayanan dan sarana serta prasarana yang layak dan baik. Adapun visi dari komunitas Sahabat Disabilitas ini adalah “Menciptakan Lingkungan Ramah Disabilitas. Sedangkan misi dari komunitas Sahabat Disabilitas adalah menyelenggarakan study keilmuan disabilitas dan pendampingan disabilitas. Temu perdana yang dilakukan pada hari Jumat tanggal 19 Februari 2016 merupakan kegiatan pertama yang dilakukan oleh Sahabat Disabilitas. Pada kegiatan ini dilakukan diskusi keilmuan yang membahas tentang kampus ramah disabilitas.

Sementara itu,   Pusat Studi dan Layanan Disabilitas UNY baru di-launching pada Senin, 17 Juli 2017 oleh LPPM UNY bersama dengan dilaksanakannya seminar yang bertajuk “Implementasi Kebijakan Perguruan Tinggi Inklusif” yang diikuti 70 orang yang teridiri dari akademisi, peneliti, mahasiswa, penyandang disabilitas dan masyarakat yang peduli dengan penyandang disabilitas.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Rektor UNY Prof. Sutrisna Wibawa, M.Pd., pada sambutannya memaparkan UNY berkomitmen mewujudkan kampus inklusif sesuai amanat UU dan peraturan pemerintah dan memfasilitasi pembentukan unit layanan disabilitas. UNY sebagai Perguruan Tinggi Negeri berkewajiban untuk memberikan layanan ini. UNY telah membangun berbagai fasilitas guna mengakomodasi kepentingan penyandang disabilitas seperti ramp, lift, dan berbagai fasilitas pembelajaran.

Selengkapnya…

 

5. Puska Disabilitas UI (Pusat Kajian Disabilitas Universitas Indonesia)

Pusat Kajian Disabilitas UI berdiri pada 2006 berdasarkan pada SK Dekan Fisip UI No.112/2006. Puska Disabilitas UI bersama Fakultas Psikologi UI bekerja sama dalam menyediakan layanan bagi mahasiswa berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas yang membutuhkan pendampingan.

Selengkapnya…

 

Catatan:

Tulisan ini adalah catatan singkat terbatas tentang profil lima pusat studi dan layanan disabilitas yang ada di perguruan tinggi negeri di Indonesia. Apabila terdapat Pusat Studi dan Layanan Disabilitas lain yang belum dituliskan, maka hal tersebut dapat ditambahkan di tulisan selanjutnya.

Salam,

Ady Setiawan

 

 

Sumber:

Kampus Ramah Disabilitas oleh Sahabat Disabilitas. Online. http://fip.uny.ac.id/berita/kampus-ramah-disabilitas-oleh-sahabat-disabilitas

Launching Pusat Studi Layanan Disabilitas. Online. https://www.uny.ac.id/berita/launching-pusat-studi-layanan-disabilitas

Menkeu Sri Mulyani Resmikan Rumah Layanan Disabilitas PSLD UB. Online. http://psld.ub.ac.id/in/menkeu-sri-mulyani-resmikan-rumah-layanan-disabilitas-psldub/

Sejarah Singkat PSLD Unesa. Online. http://psld.unesa.ac.id/profil/sejarah-singkat/

UI Sediakan Layanan Pendampingan bagi Mahasiswa Penyandang Disabilitas. Online. http://www.ui.ac.id/berita/ui-sediakan-layanan-pendampingan-bagi-mahasiswa-penyandang-disabilitas.html

 

 

 

 

 

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s