Buku MALIK FADJAR: The Untold Stories

Profesor Drs. H. Abdul Malik Fadjar, M.Sc., lebih dikenal dengan nama Malik Fadjar dijuluki sebagai, Bapak Reformasi Pendidikan Indonesia.

Mengawali karir sebagai seorang Guru Sekolah Dasar di Taliwang, daerah terpencil di Sumbawa, hingga menjadi seorang Guru Besar di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kebesaran nama kampus tersebut menjadi salah satu peninggalan fenomenal sang pembaharu pendidikan itu.

Selain jabatan fungsional dan jabatan struktural yang memimpin dua universitas sekaligus (UMM Malang dan UMS Surakarta), beliau juga dipercaya menjabat sebagai Menteri Agama (1998-1999), Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004), dan anggota Wantimpres (2014-2019).

Pada saat menjabat Mendiknas (2001-2003), banyak kebijakan strategis dan penting yang diambil, salah satu peran penting dan menjadi peninggalan fundamental bagi pendidikan Indonesia, yaitu keterlibatan beliau langsung hingga lahirnya Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20/Tahun 2003.

Membahas tentang kepemimpinan dalam pendidikan yang dilakukan, Beliau telah merubah paradigma manajemen dari manajemen keormasan menjadi manajemen profesional, melawan dikotomi antara pendidikan agama dan pendidikan umum, serta melakukan repositioning sistem kelembagaan.

Bapak Jusuf Kalla mengakui bahwa, “Malik Fadjar, darah dagingnya pendidikan”. Ia menilai sangat jarang di negeri ini sosok seperti Bapak Malik Fadjar yang seluruh hidupnya nyaris didedikasikan untuk pendidikan.

Hingga Mendikbud, Nadiem A. Makarim menyebut sebagai pahlawan pendidikan dan seorang Guru Bangsa. “Beliau adalah sosok yang memberikan banyak inspirasi dan pembelajaran bagi kita semua, termasuk tentang pendekatan humanis, demokratis, dan memberikan kebebasan hak asasi manusia dalam pendidikan. Selamat jalan pahlawan dan guru bangsa”, tulisnya.

Setelah Bapak Malik Fadjar dinyatakan wafat,  tepatnya Senin, 7 September 2020, banyak kolega dan anak didiknya menyampaikan ucapan duka atas kepergiannya, di antaranya ada yang menulis opini, secara khusus tentang pengalaman berinteraksi dengan beliau selama hidupnya, seperti: M. Jusuf Kalla, Bambang Kesowo, Abdul Mu’ti, Fajar Riza Ul-Haq dan “Obituari Tempo”, edisi 12 September 2020.

Alhamdulillah, semua tulisan tersebut sudah penulis baca, dan apa yang mereka sampaikan demikian pula yang penulis ketahui tentang beliau. Karena keterbatasan ruang opini atau karena alasan lain masih banyak informasi penting, baik tentang profil dirinya maupun gagasan, pikiran, dan pengalamannya yang belum diungkap dan belum diketahui oleh banyak orang.

Kebetulan penulis cukup lama berinteraksi dengan beliau, ketika menyelesaikan disertasi beliau pembimbing penulis, dan komunikasi di antara kami berlanjut hingga tahun 2020 ini saat beliau menjadi tim Dewan Penasehat Presiden RI.

Kedekatan penulis dengan beliau, menambah khazanah pemikiran, gagasan, dan pengalaman beliau yang masih tersembunyi atau belum diceritakan oleh penulis sebelumnya. Maka penulis mencoba untuk menceritakan kembali apa yang masih tersembunyi itu ke dalam sebuah buku sederhana ini yang berjudul “MALIK FADJAR: The Untold Stories. Tentu saja tidak semuanya, sesuai keperluan untuk kebaikan.

Menurut hemat penulis, setiap insan pendidikan, khususnya guru dan pengambil kebijakan pendidikan, wajib untuk membaca buku ini guna memperkaya khazanah nilai-nilai karakter dalam pendidikan dan praktik kepemimpinan pendidikan yang dicontohkan oleh Bapak Malik Fadjar.

Selamat membaca.

Pemesanan hubungi 08563278945 (klik untuk chat langsung)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s